Harapan Seorang Ummi

Written by fina

Sudah larut malam tapi mata sedikit pun tak mau pejam. Menidurkan satu persatu buah hati tercinta agar bisa istirahat setelah seharian beraktivitas yang cukup melelahkan, supaya bisa bangun makan sahur untuk kumpulkan energi esok hari puasa lagi.

Malam ini merupakan saksi perjuangan kami, meski sedikit namun hanya ridho Allah yang kami harapkan.

Saya teringat di rumah sebelum tidur, selalu saya ninabobokan mereka satu persatu. Ka Salman, ka Ammar, ka Iqbal, adek Hisyam. Tak ada yang terlewat satu pun. Tiap malam sebelum tidur anak-anak saya ajak mereka berpikir jauh tentang apa yang sudah Allah beri pelajaran kepada keluarga kami yang begitu dahsyat.

Apa yang kita alami hari ini dan esok itu adalah ujian dan harus diperjuangkan. Memang mereka masih teramat kecil. Entah mengerti atau tidak, mereka saya ajak berpikir tentang esok yang lebih hakiki. selalu saya  tanamkan ke anak-anak (ka Salman, Ammar, Iqbal) bahwa kita sekeluarga sedang berjuang.

Kakak mau mempelajari Alquran di mahad jauh dari Abi dan Ummi itu adalah perjuangan. Abi Ummi di rumah mencari nafkah agar bisa mendukung kakak di mahad adalah perjuangan.

Waktu itu saya pernah bilang; “Ingat, Kak, 1 anak Abi Ummi yang Hafiz Quran, bisa memberi syafaat 10 anggota keluarga.

Kalau anak Ummi ada 4 yang Hafiz Quran, itu artinya berapa anggota keluarga yang bisa diberi syafaat masuk surga?”

“40 ya, Ummi…,” jawab ka Salman kala itu.

“Terus jika Allah menghendaki semua anak-anak Abi Ummi Hafizh Quran, siapa saja yang ingin kakak beri syafaat?”

Subhanallah! Di luar dugaan saya, mereka (ka Salman, Ammar, Iqbal) menjawab Abi, Ummi, Mbah Uti, Mbah Kung, Atuk, Nyik, dan semua anggota keluarga kami mereka sebut satu persatu..

Subhanallah alhamdulillah.

Tidak henti hentinya saya bersyukur kepada Allah semoga Allah ijabah apa yang jadi pengharapan anak-anak kami sekeluarga.

Itu sekelumit obrolan motivasi saya ke anak-anak sebelum tidur, sebelum mereka mau memutuskan masuk pesantren (di Askar Kauny), ternyata apa yang saya tanamkan di dalam jiwa anak-anak kami terngiang ngiang di hati dan pikiran mereka.

Saya terharu ketika membaca cita cita ka Salman—puttra  sulung—bahwa ia ingin memasukkan semua anggota keluarganya ke surga.

Subhanallah….

Saya membacanya sambil menangis bahagia.

Doa tak henti hentinya kami panjatkan kepada-Mu Ya Allah agar mereka anak-anak kami diberi hati yang lembut agar bisa mempelajari Alquran dengan mudah, diberi hati yang istiqomah agar kami semua bisa berkumpul di surga-Mu kelak.

Ya Allah…, kumpulkan kami kelak ke surga-Mu bersama keluarga muslimin Askar Kauny semuanya.

Aamiin Yaa Robb…

Mari sedekah untuk memberikan pahala kepada orangtua, klik link ini.

Yayasan Askar Kauny
Jl. Bina Marga No.2, Cipayung, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13840
Hp: +62 878-7722-1200
Email: [email protected]

About the author

fina

Leave a Comment