Askar Kauny

Anak Yatim Diasuh atau Disantuni

Kata yatim adalah serapan dari bahasa Arab: artinya menyendiri atau sendiri. Sedangkan secara istilah syara, artinya seorang anak yang ditinggal wafat ayahnya, saat belum baligh.

Banyak kita dapati di Indonesia, anak yatim yang putus sekolah, telantar, tidak ada yang mengurus, dan hidup alakadarnya.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits diriwayatkan Imam Bukhori:
عن سهل بن سعد قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “أنا وكافل اليبيم في الجنة هكذا”, وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئا.
Artinya: dari Sa’ad bin Sahl r.a ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Aku dan orang yang memelihara anak yatim di dalam surga seperti ini.”
Ia mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya, serta merenggangkan keduanya.

Hadits ini menjelaskan kepada kita, betapa mulianya bagi seseorang yang memelihara anak yatim. Sehingga jarak antara Rasulullah SAW dengan pemelihara anak yatim di surga hanya sebatas dua jari, telunjuk dan tengah saja.

Hal itu mengisyaratkan betapa tinggi kedudukannya kelak di surga.

Muncul pertanyaan, bagaimana bentuk memelihara anak yatim? Apakah cukup disantuni atau diasuh juga?

Sebelum menjawab pertanyaan ini,
mari kita bedakan secara singkat, apa itu menyantuni anak yatim? Dan apa itu mengasuh anak yatim?

Menyantuni artinya memberikan bantuan dan perhatian kepada anak yatim. Membiayai pendidikannya, memberi makan setiap harinya. Adapun mengasuh maksudnya adalah membawa dan memeliharanya dalam satu atap, menganggapnya seperti anak sendiri.

Allah SWT berfirman;
ويسألونك عن اليتامى قل إصلاح لهم خير وإن تخالطوهم فإخوانكم (البقرة :220)

Artinya: Dan mereka bertanya tentang anak yatim katakanlah: mengurus mereka secara patut adalah baik, dan jika kamu bergaul dengan mereka, maka mereka adalah saudaramu. (Al Baqoroh: 220)

Memang memberikan santunan kepada anak yatim itu adalah perbuatan yang baik. Namun lebih baik lagi apabila diasuh, sehingga menganggapnya seperti anak sendiri.

Mari sahabat-sahabatku yang budiman, tunggu apa lagi, jangan lewatkan kesempatan mendapatkan pahala yang besar melalui program orang tua asuh Yayasan Askar Kauni. Mari bergabung.

Pipit Senja