Sulit dan mahalnya harga cairan pembersih tangan (hand sanitizer) saat masa tanggap darurat covid-19 ini dirasakan kalangan menengah ke bawah. Diantara mereka yang sangat membutuhkan hand sanitizer adalah para pekerja yang rutinitasnya berada di jalanan, seperti tukang ojek online, tukang parkir hingga pedagang asongan.

Para pekerja yang setiap hari berada di jalanan membuturkan hand sanitizer

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sulit dan mahalnya harga cairan pembersih tangan (hand sanitizer) saat masa tanggap darurat covid-19 ini dirasakan kalangan menengah ke bawah. Diantara mereka yang sangat membutuhkan hand sanitizer adalah para pekerja yang rutinitasnya berada di jalanan, seperti tukang ojek online, tukang parkir hingga pedagang asongan.

Melihat fenomena ini, Tim Buser Covid-19 Yayasan Askar Kauny (YAK) membagikan ratusan hand sanitizer kepada mereka yang membutuhkan, terutama para pekerja yang sehari-hari berada di jalanan.

“Kami sadar mereka tukang ojek online, tukang parkir atau pedagang keliling membutuhkan hand sanitizer agar tangannya tetap bersih di tengah wabah corona ini. Mereka cukup rentan karena kesulitan menemukan air dan sabun untuk membersihkan tangannya saat bekerja,” jelas Perwakilan Tim Buser Covid-19 YAK, Ayi Husnul Arifah.

Ayi menjelaskan, selain membagikan hand sanitizer, Tim Buser Covid-19 Askar Kauny juga memberikan edukasi kepada warga yang melintas di kawasan Cipayung, Jakarta Timur pada Rabu (25/3). Edukasi pencegahan penyebaran virus corona, jelas Ayi, penting bagi tukang ojek online serta pedagang karena mereka tak bisa bekerja dari rumah. “Mereka termasuk rentan karena selalu berinteraksi dengan orang lain, sulit menjaga jarak,” imbuhnya.

Ayi menjelaskan, pengadaan hand sanitizer ini bekerjasama dengan beberapa warga yang jadi donatur. Ia berharap, makin banyak warga mampu yang peduli, maka penyebaran hand sanitizer, disinfektan serta kebutuhan lainnya bisa lebih luas lagi. 

Heri, tukang parkir di mini market kawasan Cipayung mengaku terbantu dengan pembagian hand sanitizer ini. Ia juga mengaku baru memahami upaya pencegahan virus corona lewat penjelasan dari Tim Buser Covid-19 Askar Kauny. “Ya, saya jadi tahu bahwa salah satu pencegahan corona adalah tangan harus selalu bersih. Terima kasih tim Askar Kauny,” katanya.

Sebelumnya, Tim Buser Covid-19 Askar Kauny juga telah melakukan penyemprotan disinfektan ke lebih dari 10 pondok pesantren dan rumah tahfiz yang dikelola YAK di kawasan Jabodetabek. Ayi mengungkapkan, rencananya pembagian hand sanitizer serta penyemprotan disinfektan akan terus dilakukan karena permintaan yang begitu besar. “Kami juga berharap bisa banyak warga berpartisipasi mendukung program kami meski dari rumah aja,” kata Ayi.

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *