Amalan 10 Hari Awal Bulan Dzulhijjah

Written by fina fina

Terdapat benyak amalan yang dapat kita lakukan pada hari-hari mulia ini, antara lain:

1. Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah

Rasulullah bersabda, “Antara umrah yang satu dan umrah berikutnya adalah tebusan (atas dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga.”

2. Melakukan puasa, terutama puasa Arafah

Rasulullah pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, lalu beliau menjawab, “Puasa (Arafah) itu menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya.” (HR. Muslim)

Rasulullah juga bersabda, “Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun.” (Muttafaq ‘Alaih)

3. Menunaikan shalat dan mendengarkan khutbah Idul Adha. Wanita yang sedang haid sekalipun disarankan untuk ikut ke lapangan untuk mendengarkan nasihat khutbah Idul Adha.

4. Memperbanyak Dzikir (Takbir, Tahlil dan Tahmid, misalnya)

“…. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan ….” (Al-Hajj: 28).

Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah.

Rasulullah juga bersabda, “Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya selain daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid.” (HR. Ahmad)

5. Berqurban. Qurban adalah sunnah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam,yang kemudian dilanjutkan oleh Rasulullah. Dalam hadits shahih disebutkan, “Rasulullah berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu.” (Muttafaqun ‘Alaih)

Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam juga menyatakan, “Siapa yang mempunyai kemudahan untuk berkurban, namun ia tidak berkurban, maka janganlah sekali-kali ia mendekati tempat sholat kami.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah)

6. Memperbanyak istighfar, taubat, dan meninggalkan maksiat (berdasarkan keumuman hadits di atas).

7. Memperbanyak Amal Shalih, seperti menunaikan shalat-shalat sunnah, mengeluarkan sedekah, tilawah Alquran, amar ma’ruf nahi munkar dan lain sebagainya

Manfaatkan waktu mengerjakan amalan-amalan yang telah dianjurkan. Jangan biarkan momen itu berlalu tanpa ada yang bisa kira raih di dalamnya.

Oleh: M. Yusuf Shandy (Pendakwah di Majelis Kauny)

Yuk, bersedekah untuk santri yatim dhuafa Penghafal Alquran di Mahad Askar Kauny dengan klik link ini.

About the author

fina fina

Leave a Comment