Askar Kauny https://askarkauny.com/home Thu, 23 Jul 2020 10:36:36 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.4.2 https://askarkauny.com/home/wp-content/uploads/2020/03/cropped-logoKauny-32x32.png Askar Kauny https://askarkauny.com/home 32 32 BERANGKAT HAJI DENGAN HARTA HARAM https://askarkauny.com/home/2020/07/23/berangkat-haji-dengan-harta-haram/ https://askarkauny.com/home/2020/07/23/berangkat-haji-dengan-harta-haram/#respond Thu, 23 Jul 2020 10:36:35 +0000 http://askarkauny.com/home/?p=2217 Ibadah haji adalah sebuah ibadah yang suci nan sakral. Ini adalah ibadah perjumpaan dengan Allah Subhanahu wa ta’ala Yang Maha Suci di rumah-Nya yang disucikan. Maka setiap hamba Allah yang hadir di sana hendaknya menyibukkan diri untuk selalu menyucikan diri. Suci lahir dan batin termasuk bekal yang ia bawa untuk ke sana.

Akhir-akhir ini banyak sekali orang yang sudah tidak sungkan berjumpa dengan Allah Subhanahu wa ta’ala di rumah-Nya, dalam ritual haji dan umrah dengan membawa bekal yang syubhat dan haram. Harta dari hasil menipu, memperdaya orang lain, korupsi, mencuri, hasil riba, dan lain-lain.

Belakangan saya mendengar ada seorang ibu di Jawa Timur yang telah berkali-kali berangkat haji ke Baitullah sebab dia seorang rentenir ‘sukses’ di daerahnya. Naudzubillah! Rupanya manusia seperti ini menyangka bahwa mereka akan mendapat ampunan Allah Subhanahu wa ta’ala atas semua kezaliman dan dosa yang telah mereka perbuat dengan cara berhaji atau umrah.

Lalu bagaimana hukum haji atau umrah yang seperti ini? Menurut hukum fiqih orang-orang seperti ini yang berhaji dengan nafkah non-halal maka kewajiban haji mereka telah gugur. Mereka sudah dianggap menunaikan rukun Islam yang ke lima, namun ibadah haji yang mereka lakukan tidak diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Hal ini serupa dengan orang yang menjalankan puasa namun masih senang menggunjing, berghibah, berdusta, dan lain-lain. Sebagaimana yang telah disampaikan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya: “Siapa yang tidak mampu meninggalkan ucapan dan tindakan kotor, maka Allah Subhanahu wa ta’ala tidak akan menerima (pengorbanannya) untuk meninggalkan makan dan minum saat berpuasa.” (HR. Bukhari & Muslim)

Serupa dengan penuturan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam di atas tentang orang berpuasa yang masih kerap berbuat dosa lalu amalnya tidak diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Maka hal yang sedemikian berlaku bagi orang yang berhaji ke Baitullah dengan bekal harta yang haram. Di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala segala bentuk pengorbanan yang mereka lakukan saat berhaji dan seluruh aktivitasnya maka tidak akan menjumpa balasan kebaikan. Seolah menjadi sebuah aktivitas sia-sia belaka!

Kini harus menjadi perhatian bagi para calon tamu Allah yang akan berangkat haji tahun ini untuk memperhatikan bekal yang mereka bawa. Sebab semua ibadah yang mereka lakukan akan tertolak oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Dalam kitab Shahih Muslim disebutkan sebuah hadits dari Rasulullah yang menuturkan tentang seseorang yang menempuh perjalanan jauh dalam ibadah. Tubuhnya lesu dan rambutnya kusut. Seharusnya kondisi safar dan terdesak (mudhthar) ini semestinya membuat Allah akan mengijabah doanya.

Pria ini hampir putus asa dalam melanjutkan perjalanan. Ia menengadahkan kedua tangannya ke arah langit seraya meminta kepada Allah Yang Maha Kaya. Ia memanggil Allah dengan ucapannya, “Ya Rabbi…., Ya Rabbi!” Namun sayang Allah Subhanahu wa ta’ala tidak berkenan untuk mengijabah doanya.

Apakah yang membuat Allah Subhanahu wa ta’ala tidak berkenan mengijabah doanya, bukankah Allah Subhanahu wa ta’ala berjanji untuk mengabulkan setiap doa hamba-Nya? Ternyata hal yang membuat Allah tidak berkenan mengijabah doa adalah karena orang ini senantiasa makan dan minum dari harta yang haram. Pakaian yang ia gunakan dibeli dari uang haram. Dan dari kecil ia selalu diberi makan oleh orang tua dari hasil nafkah haram.

Kemudian hadits itu diakhiri dengan sebuah kalimat tanya dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang berbunyi, “Bila demikian kondisinya, lalu bagaimana doanya bisa dikabulkan?”

Perhatikanlah dengan seksama hadits di atas bagaimana nafkah haram akan membuat ibadah kita ditolak oleh Allah Subhanahu wa ta’ala! Oleh karenanya, hendaklah setiap hamba Allah yang berniat haji di tahun ini memperhatikan bekal yang mereka bawa.

Haji mungkin hanya sekali seumur hidup kita lakukan. Bila yang sekali itu tidak akan diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala sebab ulah kita, lalu mengapa tidak kita lakukan dengan cara yang terbaik? Jangan pernah mengundang ridha Allah Subhanahu wa ta’ala dengan melakukan apa yang diharamkan-Nya.

Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala memberi kita nafkah yang cukup dan berkah serta mendatangkan keridhaan-Nya. Aamiin!

Yayasan Askar Kauny
Jl. Bina Marga No.2, Cipayung, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13840
Hp: +62 878-7722-1200
Email: info@askarkauny.com

]]>
https://askarkauny.com/home/2020/07/23/berangkat-haji-dengan-harta-haram/feed/ 0
Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Di Bulan Dzulhijjah https://askarkauny.com/home/2020/07/22/keutamaan-sepuluh-hari-pertama-di-bulan-dzulhijjah/ https://askarkauny.com/home/2020/07/22/keutamaan-sepuluh-hari-pertama-di-bulan-dzulhijjah/#respond Wed, 22 Jul 2020 10:30:32 +0000 http://askarkauny.com/home/?p=2213 1. Bahwa Allah bersumpah dengan sepuluh hari tersebut dalam firman-Nya.

وَالْفَجْرِ﴿١﴾وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Demi fajar, demi malam yang sepuluh. [al-Fajr/89:1-2]

Yang dimaksud dengan “malam yang sepuluh” adalah sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah, sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu ‘Abbas, Ibnu az-Zubair, Mujahid, dan lainnya dari kalangan kaum Salaf dan Khalaf.[Tafsir Ibni Katsir (VIII/390)]

2. Sepuluh hari tersebut termasuk hari-hari yang ditentukan, yang padanya Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan hamba-Nya untuk banyak bertasbih, bertahlil, dan bertahmid. Allah Ta’ala berfirman:

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

“…dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan kepada mereka berupa hewan ternak….”[al-Hajj/22:28].

Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhu berkata, “Hari-hari itu adalah sepuluh hari pertama Dzulhijjah”. Imam Ahmad meriwayatkan dari Jabir secara marfu’ bahwa ini (hari yang dimaksud) adalah sepuluh hari yang disumpah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam firman-Nya,

وَالْفَجْرِ﴿١﴾وَلَيَالٍ عَشْرٍ

(Demi fajar, demi malam yang sepuluh) [al-Fajr/89 ayat 1-2].[Tafsir Ibni Katsir (V/415)]

3. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersaksi bahwa sepuluh hari tersebut termasuk hari-hari yang paling utama di dunia. Beliau bersabda:

أَفْضَلُ أَيَّامِ الدُّنْيَا أَيَّامُ الْعَشْرِ، يَعْنِي : عَشْرَذِيْ الْحِجَّةِ، قِيْلَ : وَلاَ مِشْلُهُنَّ فِيْ سَبِيْلِ اللَّهِ؟ قَالَ : وَلاَ مِشْلُهُنَّ فِيْ سَبِيْلِ اللّهِ، إِلاَّ رَجُلٌ عَفَّرَ وَجْهَهُ فِيْ التُّرَابِ

”Hari-hari yang paling utama di dunia ini yaitu hari yang sepuluh, yakni sepuluh hari pertama Dzulhijjah”. Dikatakan kepada beliau, “Termasuk lebih utama dari jihad dijalan Allah?” Beliau menjawab,”Termasuk lebih utama dari jihad di jalan Allah. Kecuali seseorang yang menutup wajahnya dengan debu (mati syahid-pent)”[Dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih at-Targhib wat Tarhib (no. 1150)]

4. Di dalamnya terdapat hari Arafah, yang merupakan hari yang terbaik. Dan ibadah haji tidak sah apabila tidak wukuf di ‘Arafah. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اَلْحَجُّ عَرَفَةُ

Haji itu wukuf di Arafah.[Shahih : HR at-Tirmidzi (no. 889)]

5. Di dalamnya terdapat hari penyembelihan qurban.

6. Pada sepuluh hari tersebut, terkumpul pokok-pokok ibadah yaitu shalat, puasa, sedekah, haji, yang tidak terdapat pada hari-hari selainnya.

Sahabat, mari warnai indahnya Bulan Dzulhijjah dengan bersedekah di link ini.

]]>
https://askarkauny.com/home/2020/07/22/keutamaan-sepuluh-hari-pertama-di-bulan-dzulhijjah/feed/ 0
Amalan 10 Hari Awal Bulan Dzulhijjah https://askarkauny.com/home/2020/07/21/amalan-10-hari-awal-bulan-dzulhijjah/ https://askarkauny.com/home/2020/07/21/amalan-10-hari-awal-bulan-dzulhijjah/#respond Tue, 21 Jul 2020 10:10:45 +0000 http://askarkauny.com/home/?p=2209 Terdapat benyak amalan yang dapat kita lakukan pada hari-hari mulia ini, antara lain:

1. Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah

Rasulullah bersabda, “Antara umrah yang satu dan umrah berikutnya adalah tebusan (atas dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga.”

2. Melakukan puasa, terutama puasa Arafah

Rasulullah pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, lalu beliau menjawab, “Puasa (Arafah) itu menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya.” (HR. Muslim)

Rasulullah juga bersabda, “Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun.” (Muttafaq ‘Alaih)

3. Menunaikan shalat dan mendengarkan khutbah Idul Adha. Wanita yang sedang haid sekalipun disarankan untuk ikut ke lapangan untuk mendengarkan nasihat khutbah Idul Adha.

4. Memperbanyak Dzikir (Takbir, Tahlil dan Tahmid, misalnya)

“…. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan ….” (Al-Hajj: 28).

Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah.

Rasulullah juga bersabda, “Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya selain daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid.” (HR. Ahmad)

5. Berqurban. Qurban adalah sunnah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam,yang kemudian dilanjutkan oleh Rasulullah. Dalam hadits shahih disebutkan, “Rasulullah berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu.” (Muttafaqun ‘Alaih)

Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam juga menyatakan, “Siapa yang mempunyai kemudahan untuk berkurban, namun ia tidak berkurban, maka janganlah sekali-kali ia mendekati tempat sholat kami.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah)

6. Memperbanyak istighfar, taubat, dan meninggalkan maksiat (berdasarkan keumuman hadits di atas).

7. Memperbanyak Amal Shalih, seperti menunaikan shalat-shalat sunnah, mengeluarkan sedekah, tilawah Alquran, amar ma’ruf nahi munkar dan lain sebagainya

Manfaatkan waktu mengerjakan amalan-amalan yang telah dianjurkan. Jangan biarkan momen itu berlalu tanpa ada yang bisa kira raih di dalamnya.

Oleh: M. Yusuf Shandy (Pendakwah di Majelis Kauny)

Yuk, bersedekah untuk santri yatim dhuafa Penghafal Alquran di Mahad Askar Kauny dengan klik link ini.

]]>
https://askarkauny.com/home/2020/07/21/amalan-10-hari-awal-bulan-dzulhijjah/feed/ 0
TUKAR RUMAH KENANGAN DENGAN PAHALA BERJUTA KEBAIKAN https://askarkauny.com/home/2020/07/20/tukar-rumah-kenangan-dengan-pahala-berjuta-kebaikan/ https://askarkauny.com/home/2020/07/20/tukar-rumah-kenangan-dengan-pahala-berjuta-kebaikan/#respond Mon, 20 Jul 2020 09:45:53 +0000 http://askarkauny.com/home/?p=2202 Senin, 12 Juli 2020, Pak Amin resmi menjadi wakif atas Masjid Al-Amin yang terletak di Desa Penyangkringan, Kec. Weleri, Kab. Kendal, Jawa Tengah.

Pak Amin (kemeja batik) bersama Ustadz Bobby Herwibowo.

Ia dan keluarganya menyambut kedatangan nadzir yaitu Yayasan Askar Kauny yang diwakili oleh Ustad bobby herwibowo, dan jajaran direksi. Acara berlangsung dengan khidmat karena dihadiri juga oleh Bapak Aris sebagai Lurah Desa Penyangkringan, Bapak Agus Suwito sebagai Kepala Dusun Sekepel, Bapak M. Sholeh sebagai Ketua RW Dusun Sekepel, dan para pemuka agama setempat.

Hari itu, diserahkan tanah seluas 740 m2 yang akan dibangun menjadi Masjid Al Amin. Acara seremonial tanda tangan akta ikrar wakaf dan peletekan batu pertama pun dilakukan dengan penuh haru.

Rumah yang kini rata dengan tanah semula adalah saksi hidup beliau. Sejak kecil ia tinggal didalamnya bersama kedua orangtua. Hingga saat ia menikah, ia masih menempati rumah itu bersama sang istri. Kini sudah cukup baginya rumah itu mengabdi dan menjadi bagian hidupnya. Pak Amin berharap Masjid Al-Amin selamanya alirkan pahala dengan ibadah-ibadah yang dilakukan didalamnya oleh para jamaah.

Pak Amin adalah inspirasi, karena sudah rela melepaskan apa yang menjadi bagian diri. Hatinya merendah pada Sang Maha Kuasa, berharap rahmatnya hadir di sela-sela masjid yang kelak menjadi pusat pendidikan hafalan Alquran.

Semoga Allah senantiasa mudahkan kita semua untuk beramal jariyah. Aamiin.

Saksikan proses Peletakan Batu Pertama di YouTube kami.

Yayasan Askar Kauny
Jl. Bina Marga No.2, Cipayung, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13840
Hp: +62 878-7722-1200
Email: info@askarkauny.com

]]>
https://askarkauny.com/home/2020/07/20/tukar-rumah-kenangan-dengan-pahala-berjuta-kebaikan/feed/ 0
Mengangkat Derajat Diri https://askarkauny.com/home/2020/07/17/mengangkat-derajat-diri/ https://askarkauny.com/home/2020/07/17/mengangkat-derajat-diri/#respond Fri, 17 Jul 2020 09:31:09 +0000 https://askarkauny.com/home/?p=2174 Dari ‘Amir bin Watsilah, dia menuturkan bahwa suatu ketika Nafi’ bin Abdul Harits bertemu dengan ‘Umar di ‘Usfan (Sebuah wilayah di antara Mekah dan Madinah, pent). Pada waktu itu ‘Umar mengangkatnya sebagai gubernur Mekah.

Maka ‘Umar pun bertanya kepadanya, “Siapakah yang kamu angkat sebagai pemimpin bagi para penduduk lembah?”. Nafi’ menjawab, “Ibnu Abza.” ‘Umar kembali bertanya, “Siapa itu Ibnu Abza?”.

Dia menjawab, “Salah seorang bekas budak yang tinggal bersama kami.” ‘Umar bertanya, “Apakah kamu mengangkat seorang bekas budak untuk memimpin mereka?”.

Maka Nafi’ menjawab, “Dia adalah seorang yang menghafal Kitab Allah ‘azza wa jalla dan ahli di bidang fara’idh/waris.” ‘Umar pun berkata, “Adapun Nabi kalian shallallahu ‘alaihi wa sallam memang telah bersabda,

“Sesungguhnya Allah akan mengangkat dengan Kitab ini (Alquran) sebagian kaum dan dengannya pula Dia akan menghinakan sebagian kaum yang lain.”.” (HR. Muslim dalam Kitab Sholat al-Musafirin [817])

Alquran mengangkat derajat manusia sebab :

1. Dialah Kalamullah. Siapa yang ingin berbincang akrab dengan Allah maka perbanyaklah membaca Alquran.

2. Satu-satunya bacaan yang amat mulia karena Membaca 1 huruf Alquran berpahala 10, dan dianggap ibadah orang yang membacanya.

3. Hanya makhluk pilihan yang boleh menyentuh Alquran. Tidak seluruh malaikat berkesempatan untuk menjamah Alquran (QS. 56:79). Maka manusia yang akrab dengan Alquran adalah manusia terpilih.

4. Berisikan semua info penting tentang kehidupan dunia dan akhirat. Siapa yang rajin mengamalkan Alquran pastilah menang, selamat dan berjaya!

Mari sobat, jadikan diri kita semua sebagai Ahli Alquran. Semoga Allah mudahkan usaha kita di jalan-Nya.

آمِينْ… آمِينْ…. آمِينْ.. يَارَبَّ العَالَمِينْ

Sedekah adalah penyubur pahala, penolak bala, dan pelipat ganda rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah! Yuk, salurkan sedekah terbaik Anda melalui link ini.

Yayasan Askar Kauny
Jl. Bina Marga No.2, Cipayung, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13840
Hp: +62 878-7722-1200
Email: info@askarkauny.com

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2464 8240
0877 7758 2001
0813 5320 2015

]]>
https://askarkauny.com/home/2020/07/17/mengangkat-derajat-diri/feed/ 0
Menjaga Sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam https://askarkauny.com/home/2020/07/16/menjaga-sunnah-rasul-shallallahu-alaihi-wa-sallam/ https://askarkauny.com/home/2020/07/16/menjaga-sunnah-rasul-shallallahu-alaihi-wa-sallam/#respond Thu, 16 Jul 2020 09:43:04 +0000 https://askarkauny.com/home/?p=2146 Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ketahuilah, barang siapa yang menghidupkan sunnah-sunnahku setelah aku mati nanti, maka dia akan mendapatkan pahala sebesar pahala orang yang mengerjakannya, tanpa dikurangi sedikit pun. Barang siapa yang mengikuti bid’ah sesat yang tidak disukai Allah dan Rasul-Nya maka dia akan mendapatkan dosa sebesar dosa orang yang mengerjakannya, tanpa dikurangi sedikit pun.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Mâjah)

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang berpegang teguh pada sunnahku di tengah kerusakan ummatku, maka dia akan mendapatkan pahala seratus orang yang syahid.” (HR. Baihaqi & Imam Thabrani)

Kedua hadits di atas menyampaikan tentang pentingnya mengikuti, mengamalkan dan menjaga sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bahwa tidak ada cara hidup yang terbaik dan terbenar di sisi Allah subhanahu wa ta’ala kecuali cara hidup kekasih-Nya, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan menjalankan sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam akan membuat Allah cinta dan dosa terampuni. (QS Ali Imran: 31)

Menghidupkan sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam saat banyak orang yang meninggalkannya akan berbuah pahala seperti pahalanya seratus orang syahid. Alangkah mudahnya mendapatkan pahala sebesar ini.

Karena itu, terus pelajari dan amalkan sunnah-sunnah Rasulullah setiap hari. Insya Allah kita akan dapati kehidupan yang berkah dan diridhai Allah.

Mari jadi orang tua asuh agar selangkah lebih dekat dengan Rasulullah. Klik link ini untuk berdonasi. 

Yayasan Askar Kauny
Jl. Bina Marga No.2, Cipayung, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13840
Hp: +62 878-7722-1200
Email: info@askarkauny.com

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2464 8240
0877 7758 2001
0813 5320 2015

]]>
https://askarkauny.com/home/2020/07/16/menjaga-sunnah-rasul-shallallahu-alaihi-wa-sallam/feed/ 0
Hakekat Kecintaan Dan Berbakti Kepada Orang Tua https://askarkauny.com/home/2020/07/15/hakekat-kecintaan-dan-berbakti-kepada-orang-tua/ https://askarkauny.com/home/2020/07/15/hakekat-kecintaan-dan-berbakti-kepada-orang-tua/#respond Wed, 15 Jul 2020 10:12:10 +0000 https://askarkauny.com/home/?p=2141 Hakekat seorang anak yang cinta dan berbakti kepada orang tua manakala ia menjadi sebab orang tua tetap tsabat (kokoh) memegang prinsip-prinsip agama, atau sabar membimbing keduanya supaya masuk ke dalam agama Islam bila keduanya masih kafir. Sebaliknya hakekat kedurhakaan seorang anak manakala ia menjadi fitnah sehingga menyebabkan orang tuanya terjatuh dalam perbuatan maksiat atau bahkan kekufuran.

Jadikanlah kedua orang tuamu sebagai ladang bercocok tanam untuk akhiratmu dan sebagai jembatan pengantar menuju al jannah surga ! Nabi bersabda artinya: “Nista dan hinanya, nista dan hinanya, nista dan hinanya.” Lalu ditanyakan: “Siapa wahai Rasulullah ? “Beliau bersabda: “Yaitu yang menjumpai kedua orang tuanya lalu tidak menyebabkan dia masuk ke dalam surga.” (HR. Muslim no. 2551)

Kekufuran orang tua bukan penghalang untuk berbakti dan menggauli keduanya dengan baik. Allah berfirman, artinya: “Jika keduanya memaksamu untuk kamu menyekutukan Aku dan kamu tidak memiliki ilmu tentangnya maka janganlah kamu mentaati keduanya dan pergaulilah mereka di dunia dengan cara yang baik.” (Luqman: 15).

Asma’ binti Abi Bakr berkata: “Pada masa perjanjian damai antara Quraisy dengan Nabi ibuku datang, padahal dia seorang wanita musyrik. Maka aku bertanya kepada Nabi : “Sesungguhnya ibuku datang, namun dia seorang wanita yang musyrik dan memintaku untuk berbuat baik kepadanya. Maka apakah aku boleh menyambung hubungan) dengannya?” Beliau menjawab: “Ya, sambunglah ibumu.” (HR. Al Bukhari)

Berbakti Kepada Orang Tua Tetap Berlangsung Walupun Keduanya Sudah Wafat

Ikatan batin dari fitrah seorang anak kepada kedua orang tuanya tidak akan hilang walaupun keduanya telah wafat. Agama Islam tetap mensyari’atkan untuk berbakti kepada orang tua walaupun keduanya telah tiada. Beberapa amalan mulia yang dapat dilakukan sepeninggal keduanya adalah:

1. Mendo’akan kebaikan, memintakan maghfirah dan rahmat bagi keduanya. Rasulullah bersabda:

تُرْفَعُ للْمَيْتِ بَعْدَ مَوْتِهِ دَرَجَتُهُ فَيَقُوْلُ : أَيْ رَبِّي أَيُّ شَيْءٍ هذَا ؟ فَيُقَالُ لَهُ : وَلَدُكَ اسْتَغْفَرَ لَكَ

“Ada seseorang yang dinaikkan derajatnya setelah ia mati, maka ia bertanya: “Wahai Rabbku, ada apa ini?” Dikatakan kepadanya: “Anakmu memohonkan ampun untukmu.” (Shahih Ibnu Majah no. 3660, karya Asy Syaikh Al Abani).

2. Memperbanyak amalan shalih. Sesungguhnya orang tua akan mendapat balasan dari amalan shalih yang dilakukan oleh anaknya, karena anak itu termasuk dari usahanya dan harapannya. Allah berfirman:

“Dan sesungguhnya manusia tidak memperoleh selain apa yang telah ia usahakan sendiri.” (An Najm: 39)

Rasulullah bersabda:

إِنَّ أَطْيَبَ مَا أَكَلَ الرَّجُلُ مِنْ كَسْبِهِ وَإِنَّ وَلَدَهُ مِنْ كَسْبِهِ

“Sesungguhnya sebaik-baik yang dimakan oleh seseorang adalah hasil dari usahanya sendiri, dan sesungguhnya seorang anak termasuk dari usahanya orang tua.” (HR. Abu Dawud, lihat Ahkamul Jana’iz karya Asy Syaikh Al Albani hal. 216)

3. Menyambung silaturahmi kekerabatan yang berasal dari keduanya.

4. Menyambung persaudaraan keluarga kawan orang tuanya. Rasulullah bersabda artinya: “Sesungguhnya kebaikan yang terbaik adalah menyambung persaudaraan dari keluarga kawan bapaknya.” (HR. Muslim).

5. Memenuhi wasiat keduanya, selama wasiat tersebut dalam hal ma’ruf bukan dalam rangka untuk bermaksiat kepada Allah.

Hikmah Berbakti Kepada Kedua Orang Tua

Sesungguhnya keutamaan dan buah dari berbakti kepada orang tua sangatlah agung dan besar, di antaranya:

1. Diterima amalan shalih dan dihapuskan dosa-dosa baginya. (Al Ahqaf: 15-16)

2. Terkabulnya do’a. (HR. Al Bukhari no. 2272 dan Muslim no. 2743)

3. Lapang dada dan kebaikan hidup.

Dari Anas bin Malik berkata: “Saya mendengar Rasulullah bersabda:

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ وَيُنْشَأَ لَهُ فِي أثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Barangsiapa yang suka diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah dia menyambung persaudaraan keluarganya.” (HR. Al Bukhari)

Kemalangan Mendurhakai Orang Tua

Durhaka kepada orang tua merupakan lawan dari berbakti kepada keduanya. Diantara bentuk durhaka kepada orang tua adalah: tidak peduli dengan penderitaan yang dialami orang tua, tidak mau mengakui keberadaan orang tuanya karena jauhnya perbedaan status antara ia dengan keduanya, mencaci maki keduanya, membentak dan menghardik, memukul, memperbudak, mengkhianati, mendustakannya, menipu, tidak taat kepada perintah keduanya dan sebagainya dari bentuk kedurhakaan kepada kedua orang tua.

Rasulullah bersabda:

ثَلاَثَةٌ لاَ يَقْبَلُ اللهُ مِنْهُمْ يَوْمَ الْقِيَامِةِ صَرْفًا وَلاَ عَدْلاً : عَاقٌ ، مَنَّانٌ ، وَمُكَذِّبٌ بِالْقَدَرِ

“Tiga orang yang tidak akan diterima amalan wajib maupun sunnah oleh Allah pada hari kiamat yaitu: orang yang durhaka kepada orang tuanya, orang yang mengungkit-ungkit pemberiannya, dan orang yang mendustakan takdir.” (Shahihul Jami’, karya Asy Syaikh Al Albani no. 3060).

Akhir kata, semoga artikel ini dapat menjadikan kita selalu berbakti kepada kedua orang tua dan menjauhkan dari sikap durhaka kepada keduanya.

Amiin, Yaa Rabbal ‘Aalamiin..

—-

Sahabat, mari jadi Orang Tua Asuh untuk yatim dhuafa Penghafal Alquran dengan klik link ini.

]]>
https://askarkauny.com/home/2020/07/15/hakekat-kecintaan-dan-berbakti-kepada-orang-tua/feed/ 0
Bisu Tuli pun Bisa Menjadi Ahlul Quran https://askarkauny.com/home/2020/07/14/bisu-tuli-pun-bisa-menjadi-ahlul-quran/ https://askarkauny.com/home/2020/07/14/bisu-tuli-pun-bisa-menjadi-ahlul-quran/#respond Tue, 14 Jul 2020 10:35:22 +0000 https://askarkauny.com/home/?p=2132 Syaikh Fahd Al Kandari seorang imam dan qori Alquran terkenal berkebangsaan Kuwait. Beliau mengasuh beberapa acara televisi seputar keagungan Alquran, salah satunya adalah Ihtadaitu bil Quran, Guided Through The Quran. Untuk membuat serial televisi ini beliau dan kru rela melakukan perjalanan ke banyak negara demi bertemu manusia-manusia hebat, para Ahlul Quran!

Perempuan ini diberi Allah kelebihan sebagai penyandang tuna wicara dan tuna rungu. Tidak bisa bicara, juga tidak bisa mendengar sejak ia dilahirkan.

Namun, ia pantang menyerah. Ia pelajari agama Islam dengan kesungguhan. Tidak hanya untuk dirinya saja. Bahkan ia bersama rekan-rekannya yang senasib mendirikan organisasi bernama International Services for The Deaf and Hard of Hearing. Tujuannya hanya satu, mendakwahkan Islam kepada para tuna rungu dan tuna wicara.

Atas karunia Allah Ta’ala, 9 orang sudah masuk Islam lewat tangan Rebecca.

Ia menghafal Alquran dengan caranya sendiri, yaitu dengan ‘isyarat tangan’. Rebecca katakan bahwa setiap kali saya bacakan Alquran kepada para tuna rungu dan tuna wicara dengan isyarat tangan, maka saya dan mereka akan merasa bergidik. Bulu kuduk merinding. Dan tak jarang mereka yang melihat saya membaca Alquran dengan cara ini akan menangis dan masuk Islam. Allahu Akbar!

Lalu tibalah saat Syaikh Al Kandari meminta Rebecca membacakan Alquran di hadapannya. Maka Rebecca membacanya disertai gerakan tangan, namun ia ingin mencoba untuk melafalkannya. Ia menarik nafas yang dalam. Memulainya dengan taawudz dan basmalah. Maka secara samar terdengar ia membaca surat Al Ikhlas.

Ia membacanya berulang-ulang dengan sekuat tenaga agar suaranya keluar, namun ia gagal. Ia mencoba lagi dan kembali gagal. Ia sadar akan keterbatasannya, hingga akhirnya ia menyerah untuk mengucapkan.

Saat Rebecca berhenti membaca, meledaklah tangis Syaikh Al Kandari. Terisak-isak ia dibuatnya. Setelah tenang syaikh Al Kandari berkata kepada pemirsa, “Tidakkah kita merasa malu kepada wanita ini? Meski ia tidak bisa bicara dan mendengar, namun ia mau menghafal dan membaca Alquran.”

Inilah bukti bahwa siapa saja bisa menjadi Ahlul Quran dan Allah pasti memampukan.

Mari giatkan sedekah untuk santri yatim dhuafa Penghafal Alquran dengan klik link ini.

]]>
https://askarkauny.com/home/2020/07/14/bisu-tuli-pun-bisa-menjadi-ahlul-quran/feed/ 0
Hagia Sophia: Masjid Wakaf di Turki Sudah Kembali https://askarkauny.com/home/2020/07/13/hagia-sophia-masjid-wakaf-di-turki-sudah-kembali/ https://askarkauny.com/home/2020/07/13/hagia-sophia-masjid-wakaf-di-turki-sudah-kembali/#respond Mon, 13 Jul 2020 09:32:56 +0000 https://askarkauny.com/home/?p=2063 Jum’at, 10 Juli 2020 museum Hagia Sophia menghentak dunia dengan kembali menjadi masjid. Bukan saja negara-negara Eropa, Rusia, Amerika, tetapi juga dunia Islam.

Jauh sebelum ini terjadi, Muhammad Al Fatih menduduki konstantinopel dan menjamin keamanan kepada para penduduknya tanpa adanya perampasan.

Hagia Sophia tidak diambil, tetapi dibeli dengan uang pribadinya. Bukan dari dana negara, Baitul Mal, atau kekayaan kaum Muslim. Sejak saat itu, Hagia Sophia dijadikan Masjid, dan diwakafkan hingga Hari Kiamat untuk umat Islam.

Masyaa Allah, inilah kebijakan yang lahir dari ketakwaan, dan sikap wara’, jauh dari arogansi dan kezaliman.

Kemal Attaturk, mengubah Masjid Wakaf ini menjadi musium pada tahun 1934. Sejak saat itu, Hagia Sophia yang merupakan wakaf berubah statusnya.

Kini Erdogan mengembalikan Masjid Wakaf kepada status yang semestinya. Dunia seharusnya tak keberatan, karena hak mereka atas gereja sudah dibeli oleh Sultan Muhammad al-Fatih sejak dulu.

Sahabat, mari mencontoh apa yang dilakukan oleh Muhammad Al Fatih pada Hagia Sophia. Bangun masjid sebagai wakaf bagi ummat. Pahala yang mengalir di dalamnya sungguh luar biasa.

Dalam hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Apabila manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya. [HR Muslim 3084].

Mari sallurkan wakaf terbaik Anda dengan klik link ini.

]]>
https://askarkauny.com/home/2020/07/13/hagia-sophia-masjid-wakaf-di-turki-sudah-kembali/feed/ 0
Keutamaan Penghafal Alquran https://askarkauny.com/home/2020/07/10/keutamaan-penghafal-alquran/ https://askarkauny.com/home/2020/07/10/keutamaan-penghafal-alquran/#respond Fri, 10 Jul 2020 09:39:26 +0000 https://askarkauny.com/home/?p=1989 Banyak sekali yang bercita-cita menjadi hafidz Alquran. Itu karena Allah telah menjanjikan kelebihan kepada mereka yang menghafalnya.

1. Mereka adalah keluarga Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sabda Rasulullah Shallallahu`alaihi Wa Sallam dari Anas Radhiyallahu`anhu; Ia berkata bahwa Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri daripada manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah.” Baginda menjawab: “Yaitu ahli quran (orang yang membaca atau menghafal Alquran dan mengamalkan isinya). Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.”

2. Di tempatkan di surga yang paling tinggi.

Sabda Rasulullah, “Daripada Abdullah bin Amr bin Al Ash Radhiyallahu`anhu dari nabi Shallallahu`alaihi Wa Sallam, Baginda bersabda; Di akhirat nanti para ahli Alquran di perintahkan, “Bacalah dan naiklah ke surga. Dan bacalah Alquran dengan tartil seperti engkau membacanya dengan tartil pada waktu di dunia. Tempat tinggalmu di surga berdasarkan ayat paling akhir yang engkau baca.”

3. Ahli Alquran adalah orang yang arif di surga.

Sabda Rasulullah, “Daripada Anas Radhiyallahu`anhu. Bahwasanya Rasulullah Shallallahu`alaihi Wa Sallam bersabda; “Para pembaca Alquran itu adalah orang-orang yang arif di antara penghuni surga.”

4. Menghormati orang yang menghafal Alquran berarti mengagungkan Allah.

Sabda Rasulullah Shallallahu`alaihi Wa Sallam, “Daripada Abu Musa Al Asya’ari Radhiyallahu`anh, ia berkata bahwasanya Rasulullah bersabda: “Di antara perbuatan mengagungkan Allah adalah menghormati orang islam yang sudah tua, menghormati orang yang menghafal Alquran yang tidak berlebih-lebihan dalam mengamalkan isinya dan tidak membiarkan Alquran tidak di amalkan, serta menghormati kepada penguasa yang adil.”

5. Hati penghafal Alquran tidak di siksa.

Sabda Rasulullah, “Daripada Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu`anhu daripada Nabi Shallallahu`alaihi Wa Sallam baginda bersabda: “Bacalah Alquran karena Allah tidak akan menyiksa hati orang yang hafal Alquran. Sesungguhnya Alquran ini adalah hidangan Allah, siapa yang memasukkannya, ia akan aman. Dan barang siapa yang mencintai Alquran maka hendaklah ia bergembira.”

6. Mereka lebih berhak menjadi imam dalam Sholat.

Sabda Rasulullah, “Daripada Ibnu Mas’ud Radhiyallahu`anhu, Rasulullah Shallallahu`alaihi Wa Sallam bersabda; “Yang menjadi imam dalam sholat suatu kaum hendaknya yang paling pandai membaca Alquran.”

7. Disayangi Rasulullah.

Sabda Rasulullah, “Daripada Jabir bin Abdullah Radhiyallahu`anhu, bahwa Nabi menyatukan dua orang daripada orang-orang yang gugur dalam perang uhud dalam satu liang lahad. Kemudian Nabi bertanya, “Dari mereka berdua siapakah paling banyak hafal Alquran?” Apabila ada orang yang dapat menunjukkan kepada salah satunya, maka Nabi Shallallahu`alaihi Wa Sallam memasukkan mayat itu terlebih dahulu ke liang lahad.”

8. Dapat memberikan syafaat kepada keluarga.

Sabda Rasulullah, “Daripada Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah ia berkata, “Barang siapa membaca Alquran dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga dan memberikannya hak syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya di mana mereka semuanya telah di tetapkan untuk masuk neraka.”

9. Penghafal Alquran akan memakai mahkota kehormatan.

Sabda Rasulullah, “Daripada Abu Hurairah Radhiyallahu`anhu, Baginda bersabda: “Orang yang hafal Alquran pada hari kiamat nanti akan datang Alquran dan berkata; “Wahai Tuhan, pakaikanlah dia dengan pakaian yang baik lagi baru.” Maka orang tersebut diberikan mahkota kehormatan. Alquran berkata lagi: “Wahai Tuhan tambahlah pakaiannya.” Maka orang itu diberi pakaian kehormatannya. Alquran lalu berkata lagi, “Wahai Tuhan, redailah dia.” Maka kepadanya dikatakan; “Bacalah dan naiklah.” Dan untuk setiap ayat, ia diberi tambahan satu kebajikan.”

10. Hafal Alquran merupakan bekal paling baik.

Sabda Rasulullah Shallallahu`alaihi Wa Sallam. “Daripada Jabir bin Nufair, katanya Rasulullah. bersabda; “Sesungguhnya kamu tidak akan kembali menghadap Allah dengan membawa sesuatu yang paling baik daripada sesuatu yang berasal daripada-Nya yaitu Alquran.”

11. Orang tua memperolehi pahala khusus jika anaknya penghafal Alquran.

Sabda Rasulullah, “Daripada Buraidah al Aslami Radhiyallahu`anhu, ia berkata bahwasanya ia mendengar Rasulullah bersabda: “Pada hari kiamat nanti, Alquran akan menemui penghafalnya ketika penghafal itu keluar dari kuburnya. Alquran akan berwujud seseorang dan ia bertanya kepada penghafalnya: “Apakah Anda mengenalku?”

Penghafal tadi menjawab; “Saya tidak mengenal kamu.” Al quran berkata lagi; “Saya adalah kawanmu, Alquran yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tidak tidur pada malam hari.”

Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakang dagangannya dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan. Maka penghafal Alquran tadi diberi kekuasaan di tangan kanannya dan diberi kekekalan di tangan kirinya, serta di atas kepalanya dipasang mahkota perkasa. sedang kedua orang tuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus yang harganya tidak dapat dibayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Kedua orang tua itu lalu bertanya: “Kenapa kami diberi dengan pakaian begini?”. Kemudian dijawab, “Karena anakmu hafal Alquran.”

12. Akan menempati kelas tertinggi di dalam surga.

Sabda Rasulullah, “Daripada Aisyah Radhiyallahu`anha, ia berkata bahwasanya Rasulullah bersabda; “Jumlah tingkatan-tingkatan surga sama dengan jumlah ayat-ayat Alquran. maka tingkatan surga yang di masuki oleh penghafal Alquran adalah tingkatan yang paling atas, di mana tidak ada tingkatan lagi sesudah itu.”

Mahad Askar Kauny, menaungi 513 santri yatim dhuafa dan memenuhi kebutuhan mereka setiap hari. Mari santuni mereka dengan berdonasi melalui link ini.

Salam,

Askar Kauny

]]>
https://askarkauny.com/home/2020/07/10/keutamaan-penghafal-alquran/feed/ 0