Askar Kauny

Sedekah Yang Tertunda

Rosulullah SAW. Bersabda:

تَصَدَّقُوا! يُوشِكُ الرَّجُلُ يَمْشِي بِصَدَقَتِهِ، فَيَقُول الَّذِي أُعْطِيَهَا: لَوْ جِئْتَ بِهَا بِالْأَمْسِ قَبِلْتهَا، فَأَمَّا الْآنَ فَلَا حَاجَةَ لِي بِهَا، فَلَا يَجِد مَنْ يَقْبَلُهَا

“Bersedekahlah! karena hampir saja seorang laki-laki berjalan membawa sedekahnya, kemudian berkata orang yang diberikan sedekah tersebut: seandainya engkau datang kemarin maka aku akan menerima sedekahmu, adapun hari ini maka saya tidak butuh lagi, maka orang yang ingin bersedekah tersebut tidak mendapatkan orang yang ingin menerimanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
hadits ini dalam memotivasi kita untuk bersedekah dan memanfaatkan waktu atau kesempatan sebelum tidak ada lagi kesempatan.

Dan ini adalah salah satu cara memotivasi seseorang untuk bersedekah. Yaitu memanfaatkan waktu-waktu untuk bersedekah.
Karena betapa banyak orang yang menunda kesempatan yang baik untuk bersedekah namun ia tidak memanfaatkan waktu tersebut. Sehingga ia kehilangan kesempatan untuk bersedekah.

Ada sebuah cerita tentang seorang yang kaya mau menyumbangkan hartanya buat pembangun sebuah mesjid biaya pembangunan waktu itu 3 juta riyal.

Dia memintak desain gambar dan yang lainnya karna dia yang jamin, namun amat disayangkan uang yang ia sumbangkan belum sama sekali keluar.

Takdir bekata lain terhadap dirinya. allah berikan pada ia berupa sakit dan tak lama meninggal.
Kemudian orang yang mengajak menyubang itu memintak kepada ahli warisnya berkata”dulu ayah kalian pernah berjanji mau menyubangkan harta buat pembangun mesjid dan setuju dengan pendana yang ia tanggung sebasar 3 juta riyal”.

Lalu para ahli waris bermusyawarah mengenai persoalan itu setelah selesai dari perudingan itu salah satu dari mereka memberika 2.000 riyal dengan mengatas namakan “ini dari saya”

Maka manfaatkan waktu bersedekah ketika terbuka kesempatan untuk seorang, ini adalah kesempatan yang sangat baik. Dan apabila terbuka kesempatan saat ini, maka bisa jadi besok tidak ada lagi kesempatan. 

لا تَدْرِي يَا عَبْدَ اللَّهِ مَاذَا يَكُونُ اسْمُكَ غَدًا

“Wahai hamba Allah, kamu tidak mengetahui besok kamu jadi apa.” (Riwayat Tirmidzi dan

Penjelasannya adalah apakah kamu masih hidup atau kamu sudah mati. Maka memanfaatkan kesempatan bersedekah ketika telah terbuka kesempatan itu. Ini adalah perkara yang sangat penting, tidak boleh seorang melalaikan hal ini.

Dan hadits ini memotivasi kita untuk memanfaatkan waktu bersedekah ketika kesempatan tersebut terbuka. Karena bisa jadi akan datang suatu hari yang tidak ada lagi kesempatan untuk bersedekah bahkan bisa jadi seorang menunda bersedekah sampai umurnya menjadi tua.

Kemudian ia menjadi pikun maka anak-anaknya pun menghalangi dia untuk membelanjakan hartanya pada hartanya ada namun ia tidak mampu untuk mensedekahkan hal tersebut karena telah dihalangi dari membelanjakan harta tersebut.

Pajri Maulana